7 Tips Menjalani Hubungan Asmara yang Masih Baru

Diposkan oleh ON THE SPOT : 7 Kejadian Langka dan Spektakuler di Seluruh Dunia on Selasa, 30 Oktober 2012


Hubungan asmara yang baru berjalan sekian minggu atau beberapa bulan masih sangat rentan akan perpisahan. Di awal hubungan, banyak wanita yang bersedia melakukan apapun dan bersikap berlebihan untuk memanjakan kekasih.

Bersikap lah normal dan tetap jadi diri sendiri di awal hubungan. Menunjukkan sikap asli malah membuat hubungan bisa berjalan sehat dan sukses. Inilah tips dalam menjalin hubungan asmara yang masih baru, dikutip dari 29 Secrets.

1. Tidak Perlu Selalu Menurutinya
Tidak perlu selalu mengatakan 'iya' jika Anda tidak sependapat dengannya. Misalkan, dia menyuruh Anda untuk pulang lebih cepat karena dia ingin bertemu dengan Anda. Jika pada malam itu Anda telah janjian dengan orang lain, Anda tidak perlu menurutinya. Katakan lah dengan jujur bahwa Anda tidak bisa menemuinya. Mungkin Anda merasa segan menolaknya, namun dari awal Anda harus bisa mengatakan 'tidak' jika memang tidak sesuai.

2. Tegas
Jadilah orang yang tegas dan dapat mengungkapkan apa yang Anda pikirkan. Misalnya, jika dia baru mengabarkan Anda jam satu malam setelah dia pergi bersama teman-temannya, katakan padanya ini sudah terlalu larut dan terlambat untuk mengabari. Datar dan tegas. Anda tidak perlu malu mengatakan apa yang Anda butuhkan. Anda membutuhkan untuk dikabari olehnya.

3. Jangan Terlalu Serius
Jangan terlalu sering ngobrol sesuatu yang berat. Sisipkan candaan dan ceritakan kejadian konyol yang pernah Anda alami. Wanita yang terlalu serius, apalagi sudah mengobrol ke arah pernikahan bisa membuat pria jadi takut dan bosan. Buatlah hubungan senyaman mungkin.

4. Sedikit Rahasia
Wanita misterius buat si dia semakin penasaran. Di awal hubungan tidak perlu menceritakan secara detail tentang hidup Anda. Cukup SMS atau BBM sesekali. 'Tarik-ulur' masih bisa menjadi senjata wanita untuk membuat si dia semakin jatuh hati.

5. Mengendalikan, Bukan Dominan
Anda ingin bisa memegang kendali, tapi jangan bersikap dominan. Caranya, dengarkan si dia secara cermat dan pastikan Anda tertarik dengan apa yang dia bicarakan. Ketika Anda membuatnya merasa nyaman, dia akan merasa senang berbicara dengan Anda. Ketika pria merasa nyaman, maka si dia akan lebih terbuka dan bisa menerima masukkan Anda.